DENDAM MEMBARA




Sepuluh tahun kujelajahi permukaan bumi
yang semakin tua dan menyebalkan

Aku berjalan terseok seok
mengarungi lembah dan bukit pengembaraan yang panjang
 aku tidur diatas rumput sambil meratapi dendam
yang tergantung diangkasa raya bersama bintang bintang


Dendam ada dimana mana
ada didalam goa..
menempel didahan dahan pohon
larut dalam makananku
lebur menjadi satu dalam aliran darahku
menjadi hantu dalam mimpi mimpiku

menjadi momok dalam perjalanan hidupku
sepuluh tahun kuseret langkah langkahku
tanpa kenal putus asa
oohh.. dengan apa kan ku padamkan
api dendamku yang terus membara didalam dada...




(Ini hanyalah sebuah syair pandanglah dari sudut seni )




RINTIHAN SUKMA KURAWAN HARGA DIRI  RAJAWALI  RAJA ANGKASA  SAMUDRA DARAH NYANYIAN KEPODANG SENANDUNG RINDU MEISHIN DENDAM LAMA DARI KURAWAN DENDAM BERDARAH ARYA DWIPANGGA SENANDUNG DUKA ARYA DWIPANGGA BURUNG MERAK PENDEKAR SYAIR BERDARAH AJI KIDUNG PAMUNGKAS    CANDI WALANDIT SYAIR CINTA ARYA DWIPANGGA SENANDUNG CINTA ARYA KAMANDANU SYAIR BERDARAH ARYA DWIPANGGA KIDUNG CINTA DARI KURAWAN SYAIR KIDUNG PAMUNGKAS ARYA DWIPANGGA  SYAIR DUKA PANGERAN KEGELAPAN  SEBATANG POHON JATI SYAIR KAMAJAYA BUNGA ILALANG SEPASANG ALAP ALAP DENDAM MEMBARA TIDUR DIPANGKUAN MALAM SYAIR KEHANCURAN DWIPANGGA TARING BATARA KALA HUTAN PERAWAN TELAGA BIRU MURKA SANG HUJAN TERSENYUM DALAM HATI AKU SEORANG PENGEMBARA MENTARI PAGI MINUM ARAK SENDIRIAN KAWAH DENDAMKU CAHAYA BULAN PANGERAN KEGELAPAN BUKIT BERBUNGA BARATAYUDA









Blog saya yang lain : ,,,