SYAIR CINTA ARYA DWIPANGGA



Sekuntum cempaka sedang mekar
ditaman sari desa tumangkar
Kelopaknya indah tersenyum segar
Kan kupetik cempaka itu 
untuk kubawa tidur malam nanti


Ku buka daun jendela 
dan terbentang malam yang indah
di hiasi chandra kartika
Di bulan Waisya ini
Sepuluh kali aku melewati pintu rumahmu
yang masih rapat terkunci dari dalam 

Kapan kau buka
Wahai sang dewi puspa

sekalipun aku tau pintu rumahmu terkunci
aku akan mengetuk nya berulang kali
angin yang menghembus bumi menjadi saksi
penyesalan dwipangga menyentuh kedasar hati


Nari Ratih…………………..!
Kau adalah sebongkah batu karang
Tapi aku adalah angin yang sabar dan setia
Sampai langit di atas terbelah dua
Aku akan membelai namamu bagaikan bunga


hujan sore ini turun dengan sedihnya
tanpa angin tanpa pelangi
apakah itu pertanda harapanku akan sia sia
kulewati malam yang dingin ini dengan gemetar
sambil terus mengenang wajahmu...
nari ratih........

Aku berkelana mencari cinta
ke desa-desa yang jauh
Akhirnya di candi walandit 
kupuaskan dahagaku





 RINTIHAN SUKMA KURAWAN HARGA DIRI  RAJAWALI  RAJA ANGKASA  SAMUDRA DARAH NYANYIAN KEPODANG SENANDUNG RINDU MEISHIN DENDAM LAMA DARI KURAWAN DENDAM BERDARAH ARYA DWIPANGGA SENANDUNG DUKA ARYA DWIPANGGA BURUNG MERAK PENDEKAR SYAIR BERDARAH AJI KIDUNG PAMUNGKAS    CANDI WALANDIT SYAIR CINTA ARYA DWIPANGGA SENANDUNG CINTA ARYA KAMANDANU SYAIR BERDARAH ARYA DWIPANGGA KIDUNG CINTA DARI KURAWAN SYAIR KIDUNG PAMUNGKAS ARYA DWIPANGGA  SYAIR DUKA PANGERAN KEGELAPAN  SEBATANG POHON JATI SYAIR KAMAJAYA BUNGA ILALANG SEPASANG ALAP ALAP DENDAM MEMBARA TIDUR DIPANGKUAN MALAM SYAIR KEHANCURAN DWIPANGGA TARING BATARA KALA HUTAN PERAWAN TELAGA BIRU MURKA SANG HUJAN TERSENYUM DALAM HATI AKU SEORANG PENGEMBARA MENTARI PAGI MINUM ARAK SENDIRIAN KAWAH DENDAMKU CAHAYA BULAN PANGERAN KEGELAPAN BUKIT BERBUNGA BARATAYUDA









Blog saya yang lain : ,,,